Macam-macam Peluang Kerja Jurusan Psikologi

Macam-macam Peluang Kerja Jurusan Psikologi

Menempuh pendidikan di bangku perkuliahan merupakan impian banyak orang. Terlebih jika jurusan yang didapatkan adalah jurusan impian. Salah satu jurusan impian yang memiliki banyak peminat adalah jurusan Psikologi. Jurusan ini cukup populer, tetapi banyak orang yang masih mengira bahwa prospek kerja dari jurusan Psikologi hanya 1-2 saja, padahal sebenarnya tidak.

Jika melihat dari pelajaran yang dipelajari selama perkuliahan, jurusan Psikologi memiliki mata pelajaran yang sangat banyak cabangnya. Ini membuktikan bahwa prospek kerja yang ada dari jurusan Psikologi sangat beragam. Memilih jurusan juga harus memiliki banyak pertimbangan yang dilakukan. Jangan sampai kita ingin bekerja sebagai seorang HRD tetapi justru mengambil kuliah jurusan Teknik Sipil yang tidak ada korelasinya.

 

Prospek dan Peluang Kerja Jurusan Psikologi

Jika sudah memantapkan diri memilih jurusan Psikologi, sekarang saat bagi kita mengetahui apa saja prospek kerja dari jurusan ini. Berikut beberapa peluang kerja yang bisa kita dapatkan setelah lulus dari bangku kuliah dan mendapat gelar Sarjana Psikologi :

1. Human Resources Development (HRD)

Dalan suatu perusahaan, HRD merupakan profesi penting dan sangat dibutuhkan. Jika kita ingin melamar suatu pekerjaan, HRD akan mengurus dan memeriksa lamaran kita. Lalu, mempertimbangkan orang tersebut layak diajak untuk bekerja atau tidak. Lebih tepatnya bekerja yang ada kaitannya dengan sumber daya manusia. Banyak lulusan Psikologi yang dibutuhkan untuk menduduki pekerjaan ini di dalam perusahaan.

2. Dosen Psikologi

Jika memilih untuk menjadi dosen, syarat utamanya adalah minimal lulusan S2, mau dari jurusan apapun itu. Jadi, jika kita berasal dari jurusan Psikologi tentu kita bisa mengambil kerja menjadi Dosen Psikologi. Bayaran yang didapat juga cukup besar, terlebih jika kita mengajar atau mengambil jam yang cukup banyak. Jika kita mampu membagi waktu dengan hal lain, membuka bisnis juga tidak ada salahnya untuk menambah penghasilan.

3. Konselor

Sesuai dengan namanya, seorang konselor bertugas untuk memberikan konseling pada klien. Klien akan mencurahkan segala masalah yang mengganggu mental atau emosi mereka, lalu konselor akan memberikan jalan keluar dari permasalahan tersebut. Tidak sedikit konselor bekerja secara pribadi atau tanpa naungan suatu perusahaan. Kisaran gaji yang bisa didapat juga cukup tinggi yaitu Rp10 juta untuk Konselor senior.

4. Psikolog

Tentunya profesi yang satu ini sudah sangat jelas sesuai dengan jurusan yang kita ambil. Psikolog sendiri bertugas untuk membantu seseorang yang sedang mengalami gangguan mental. Gaji seorang Psikolog sendiri tidak terlalu tinggi. Pekerjaan ini juga membutuhkan riset kepada pasien yang memiliki masalah dan berusaha menyelesaikannya dengan melakukan diskusi panjang. Bukan menggunakan obata-obatan medis.

5. Terapis Anak

Untuk menjadi seorang terapis anak, kita harus mampu memberikan perhatian khusus pada anak. Terapis anak biasanya bekerja untuk menangani anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus, atau biasa disebut dengan autis. Seorang terapis anak harus memiliki kesabaran dan keuletan yang tinggi. Setiap perkembangannya harus kita pahami dengan baik. Gaji yang didapat untuk pekerjaan ini bisa mencapai Rp50 juta dalam satu bulan untuk satu anak.

6. Penulis Jurnal Psikologi International

Yang terakhir adalah penulis jurnal. Prospek kerja untuk profesi ini cukup baik dan peluangnya besar. Terlebih jika buku yang kita tulis memang dibuat oleh seorang Psikolog yang sudah ahli di bidangnya. Kita bisa memasukkan informasi mengenai studi kasus tertentu atau perkembangan ilmu-ilmu psikologi. Jika mampu menerbitkan jurnal international tersebut, insentif yang didapat berkisar Rp5 juta hingga Rp10 juta.

Banyak sekali jenis peluang kerja Psikologi yang sekarang kita tahu. Baik itu dari kampus negeri maupun swasta. Memang biaya kuliah ini cukup tinggi, tetapi prospek kerja yang diberikan cukup menjanjikan jika kita bisa memilihnya dengan baik.