Jasa Pengiriman untuk Mengirim Makanan? Kenapa Tidak?

Jasa pengiriman tidak hanya melayani kiriman barang besar saja, ternyata kamu dapat mengirimkan makanan ke mana saja. Kiriman berupa makanan ini biasanya meningkat menjelang bulan puasa dan hari raya.

Menyusul belanja online melalui e-commerce yang semakin meningkat, kiriman makanan juga ikut mengalami lonjakan. Tidak dipungkiri, industri makanan juga banyak memberikan dampak terhadap ekonomi, khususnya UMKM.

Cara Menggunakan Jasa Pengiriman untuk Kirim Makanan

Untuk memastikan makanan tetap dalam keadaan baik, dalam artian tidak tumpah, bocor, rusak, dan sebagainya, maka perhatikan hal-hal sebelum packing. Jangan asal membungkus tanpa tahu bagaimana barang harus diperlakukan.

1. Memasukkan ke dalam Plastik

Setelah memilih wadah paling cocok, sebaiknya produk makanan dimasukkan ke dalam kantong plastik tebal. Tempatkan produk makanan tersebut untuk dikirim dalam bungkus plastik dan ikat.

Jangan menaruh terlalu sedikit atau terlalu banyak barang dalam paket. Plastik mungkin menjadi sulit untuk diikat. Setelah itu, Kamu bisa langsung memasukkan plastik ke dalam wadah yang telah disediakan.

2. Menggunakan Thin Wall

Setelah makanan aman dari plastik, letakkan di dalam thin wall. Tutup wadah dengan rapat dan gunakan selotip untuk mencegah tutupnya terbuka atau sengaja dibuka dengan mudah.

Tempatkan wadah di dalam paper bag untuk menjaga tetap aman. Selanjutnya, lipat kantong kertas, jasa pengiriman dapat menutupinya dengan bungkus gelembung untuk mengurangi tekanan, sehingga tidak tumpah dan rusak.

3. Memilih Wadah yang Kuat

Makanan harus dikirim dalam wadah kokoh untuk mencegah tumpahan atau udara masuk. Contoh wadah yang dapat digunakan antara lain wadah makanan plastik tebal, dinding tipis, dan kantong plastik.

4. Menggunakan Kardus Sebagai Pelindung Luar

Jika cara pengemasan sebelumnya masih belum aman, Kamu juga bisa menggunakan karton atau kardus sebagai pelindung luar. Masukkan kantong kertas berbungkus gelembung ke dalam kotak dan tutupi kotak dengan selotip.

5. Memberikan Label Keterangan

Untuk memastikan jasa pengiriman aman selama perjalanan, Kamu dapat memberi label pada bagian luar paket. Tanda ini mencegah paket yang berisi makanan basah terbanting selama perjalanan.

Jasa kirim barang atau kurir pengirim juga bisa lebih memperhatikan kemasannya, sehingga makanan basah akan sampai ke penerima dengan selamat. Dengan begitu, kedua pihak akan sama-sama diuntungkan.

6. Menggunakan Styrofom Khusus

Styrofoam dapat dipilih sebagai wadah makanan apa saja yang ingin Kamu kirim. Biasanya harus dimasukkan ke dalam plastik dulu agar tidak tumpah. Namun, styrofoam mudah sobek dan tidak tahan lama.

Karena itu, jika kamu tidak memasukkan barang ke dalam plastik, isinya bisa tumpah. Kemasan styrofoam jenis ini juga tidak cocok untuk pengiriman jangka panjang. Hanya disarankan jasa pengiriman jarak pendek.

7. Perhatikan Juga Tanggal Kadaluarsa

Makanan biasanya memiliki umur simpan lebih pendek daripada jenis barang lainnya, misalnya alat elektronik dan sebagainya. Oleh karena itu, harap perhatikan tanggal kadaluarsa produk tersebut sebelum dikirim.

Kue basah memiliki masa kadaluarsa pendek, jadi sebaiknya pilih jasa kurir dengan pengirimannya cepat (1-2 hari sampai). Meskipun begitu, pertimbangkan untuk mengirim produk dengan masa kadaluarsa lebih panjang.

8. Memilih Ekspedisi Paling Top

Layanan ekspedisi paling direkomendasikan adalah layanan ekspedisi dengan layanan ekspres. Hal ini karena layanan memperkirakan penerimaan barang dengan cepat. Sehingga penerima dapat langsung menerima paket tersebut.

Salah satu perusahaan ekspedisi dengan rating terbaik adalah Lion Parcel, membantu para konsumen dalam mengirimkan paket. Barang apa saja dapat ditangani oleh jasa pengiriman Lion Parcel, sudah dipercaya masyarakat Indonesia.

Leave a Comment