5 Aplikasi Perpustakaan Berbasis Web Terbaik 2021

Konsep perpustakaan telah berkembang sedemikian rupa hingga hari ini. Transformasi yang tiba-tiba ini telah membawa kebutuhan mendesak pada setiap perpustakaan untuk bertukar data dan informasi di seluruh sistem perpustakaan digital secara otomatis. Untuk itulah, pengembangan software berbasis web perlu dilakukan. Berikut ini adalah 5 aplikasi perpustakaan berbasis web terbaik yang bisa digunakan, yaitu:

1. iPusnas

Pemerintah melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) mengembangkan software perpustakaan berbasis web yang disebut iPusnas. Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan minat baca masyarakat serta memberikan kemudahan bagi khalayak luas dalam mengakses sumber bacaan di era yang serba digital seperti sekarang ini.

Tak hanya berfungsi sebagai perpustakaan, iPusnas juga merupakan layaknya sebuah sosmed. Pengguna bisa berinteraksi dengan pengguna lain dan membagikan momen keseharian. Ribuan koleksi dapat dipinjam disini secara online. Pengguna juga bisa mengorganisasikan buku-buku yang telah dipinjam ke dalam fitur rak untuk mempermudah proses pencarian kedepannya.

2. iJakarta

Jika iPusnas dikembangkan langsung oleh pemerintah pusat, maka iJakarta merupakan program dari pemerintah DKI Jakarta. Selain tersedia dalam bentuk aplikasi, iJakarta juga bisa diakses langsung melalui browser. Proses bergabung sebagai member juga sangat mudah. Pengguna cukup mendaftar menggunakan akun FB ataupun e-mail yang dimiliki. Pengguna juga bisa menambahkan foto agar lebih dikenal pengguna lain.

Ribuan buku mulai dari buku anak-anak hingga arsip pemerintah DKI juga ada disini. Jangka waktu peminjaman buku adalah 3 hari dan akan dikembalikan secara otomatis, apabila sudah melewati tempo yang ditentukan. Apabila dalam proses peminjaman tertulis status ‘queue’, maka pengguna harus menunggu sebab buku yang ingin dipinjam sedang dipinjam oleh orang lain.

3. ePerpus

Sebagai retailer buku terbesar di Indonesia, Gramedia meluncurkan software perpustakaan sendiri yang disebut ePerpus. Secara mendasar ini merupakan program yang dikhususkan untuk instansi formal seperti sekolah, pemerintahan, universitas, dan lainnya. Untuk bergabung, pengguna harus menjadi anggota dari instansi tertentu terlebih dahulu.

Adanya pengelolaan secara langsung oleh admin instansi, platform ini bisa ditambahkan konten internal sebagai tambahan referensi. Dashboard analitik yang disediakan juga berguna untuk memantau para pembaca yang rutin membaca buku. Admin juga bisa menambahkan buku bawaan dari Gramedia yang berisi buku-buku dari penerbit terkenal di Indonesia.

4. BiblioteQ

Aplikasi perpustakaan berbasis web yang selanjutnya adalah BiblioteQ. Menariknya, Biblioteq adalah solusi manajemen perpustakaan profesional dan sistem katalog yang diadopsi oleh beberapa perpustakaan kecil, menengah dan besar. Perangkat lunak ini kompatibel dengan banyak sistem pendukung Qt. BiblioteQ adalah sistem perangkat lunak manajemen perpustakaan open source dan gratis.

Dikembangkan menggunakan compiler Qt4, BiblioteQ memfasilitasi pembuatan katalog buku, majalah, makalah penelitian, Jurnal, video, dan sebagainya. Mulai dari menambahkan item baru, hingga mencatat stok mati, sistem otomatisasi perpustakaan ini dapat bertindak sebagai alat yang ampuh untuk semua jenis perpustakaan.

5. LMS

Learning Management System adalah aplikasi manajemen perpustakaan yang dirancang untuk perpustakaan universitas dan sekolah. Dengan begini, sistem ini tidak akan mendukung perpustakaan terbuka atau perpustakaan bisnis. Ini berguna untuk memantau dan mengontrol transaksi di perpustakaan dan pengoperasian perpustakaan secara otomatis.

LMS adalah aplikasi profesional yang dirancang untuk memungkinkan pengguna mengelola perpustakaan dengan mudah. Adanya sistem yang tertutup, membuat pengguna harus terdaftar terlebih dahulu sebagai admin atau pengguna biasa. Rekapitulasi peminjaman buku dan pengembalian bisa dicatat dengan mudah.

Demikian tadi aplikasi perpustakaan berbasis web terbaik dari MOXY yang bisa digunakan. Dengan adanya aplikasi-aplikasi seperti diatas, para pembaca maupun pustakawan tidak perlu bingung lagi dalam proses peminjaman dan pengorganisasian buku.

Leave a Comment